UNGARAN – Dari seluruh rangkaian audiensi instansi yang dilakukan jajaran pimpinan Fakultas Teknik (FT) Undaris pada 01 September 2026, kunjungan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Semarang menjadi titik yang paling berkesan.
Delegasi yang dipimpin Dekan FT Undaris, Abdullah, ST., MT., dan Kaprodi Teknik Sipil, Ir. Agung Hari Wibowo, SIP., ST., MT., serta Perwakilan TIm PMB Universitas (yang juga Dosen Teknik Sipil) Khoirudin Fakhri, ST., MT., disambut langsung dengan sangat hangat oleh Sekretaris Dinas (Sekdin) DLH, Bp. Dr. R. Agung Pangarso, S.T., M.T.
Inovasi Pengolahan Sampah dan Dukungan Tenaga Ahli
Dalam pertemuan tersebut, Pak Dekan memaparkan rencana riset kolaboratif antara Fakultas Teknik dengan Fakultas Peternakan Undaris untuk menciptakan sistem pengolahan sampah mandiri. Prototype alat ini akan diuji coba di lingkungan Undaris dengan harapan nantinya dapat diadopsi secara luas oleh masyarakat.
Gayung bersambut, Pak Sekdin DLH merespon positif inovasi tersebut. Beliau menyatakan kesiapan DLH untuk memberikan dukungan teknis berupa Tenaga Ahli Lingkungan, khususnya terkait penggunaan Eco-Enzyme. Bahkan, beliau mempersilahkan jika tim Undaris ingin melakukan riset di lahan terbuka di belakang kantor DLH. “Kami masih punya cukup banyak tanah terbuka yang bisa dijadikan laboratorium riset terkait pengelolaan lingkungan hidup, yang pastinya ada irisannya dengan Teknik Sipil,” tawar Dr. Agung Pangarso.

Menuju Pengukuhan MoA dan Kolaborasi Ilmiah
Pertemuan ini sekaligus membuka jalan bagi pengukuhan kerjasama formal dalam bentuk Perjanjian Kerjasama (PKS) atau MoA antara Teknik Sipil Undaris dengan DLH Kabupaten Semarang.
Langkah formal ini sebenarnya merupakan tindak lanjut dari hubungan baik yang selama ini sudah terjalin, di mana Dekan FT Undaris, Bapak Abdullah, ST., MT., memang kerap terlibat aktif dan hadir dalam berbagai Forum Diskusi terkait Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Semarang.
Selain kerjasama institusional, Pak Sekdin juga menantang para akademisi Undaris untuk “menulis bersama” agar hasil riset kolaboratif tersebut dapat dipublikasikan di Jurnal SINOV, jurnal ilmiah bergengsi terbitan Bapperida Kabupaten Semarang.
Suasana Akrab dan Peluang Masa Depan
Diskusi berlangsung sangat cair, bahkan sempat diwarnai kelakar strategis dari Pak Dekan. “Nanti kalau kami sudah buka prodi S2, Bapak (Sekdin) harus bersedia mengajar ya Pak!” yang disambut dengan senyum dan respon baik dari pihak dinas.
Di akhir pertemuan, tim juga mensosialisasikan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Pihak DLH mempersilahkan tim Teknik Sipil Undaris untuk mempromosikan program ini bagi para pegawai yang ingin meningkatkan kualifikasi pendidikan mereka melalui jalur RPL, Kelas Karyawan, maupun Reguler di prodi yang sudah terakreditasi Baik Sekali ini.