UNGARAN – Program Studi Teknik Sipil Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman Gupit (Undaris) sukses menyelenggarakan kegiatan praktikum lapangan untuk mata kuliah Bahan Bangunan pada Sabtu (24/01) lalu. Kegiatan ini diikuti oleh 28 mahasiswa yang terdiri dari 15 mahasiswa Kelas Reguler dan 13 mahasiswa Kelas Karyawan.
Mata kuliah Bahan Bangunan merupakan fondasi penting bagi mahasiswa Semester I untuk memahami karakteristik material yang digunakan dalam konstruksi sipil. Melalui praktikum ini, teori yang didapatkan di ruang kelas diimplementasikan langsung guna memberikan pemahaman teknis yang mendalam.
Kaprodi Teknik Sipil Undaris, Ir. Agung Hari Wibowo, SIP., ST., MT., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya memahami teori secara tekstual, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dalam mengolah dan menguji material konstruksi sesuai standar yang berlaku.
Kegiatan praktikum ini dipandu langsung oleh dosen pengampu mata kuliah, yakni Khoirudin Fakhri, ST., MT. dan Tenardhy Aryarama Wijaya, S.ST., M.Eng. Pelaksanaan dibagi menjadi dua lokasi utama dengan fokus materi yang berbeda:
1. Praktikum di Laboratorium Mekanika Tanah dan Bahan Konstruksi
Di lokasi ini, mahasiswa melakukan serangkaian prosedur pengujian beton, mulai dari Trial Mix (perancangan campuran), proses pencampuran beton, pengujian konsistensi melalui Slump Test, hingga pembuatan benda uji berbentuk silinder. Selain itu, mahasiswa juga dibekali pengetahuan mengenai proses curing (perawatan beton) serta uji kuat tekan untuk mengetahui kualitas beton yang dihasilkan.

2. Pengujian Non-Destruktif di Gedung Fakultas Teknik
Selain kegiatan di laboratorium, mahasiswa juga diarahkan menuju Gedung Fakultas Teknik untuk melakukan pengujian struktur bangunan yang sudah berdiri. Dengan menggunakan metode Non-Destructive Test (NDT) berupa Hammer Test, mahasiswa melakukan pengecekan kuat tekan beton pada elemen struktur seperti balok, kolom, dan pelat lantai tanpa merusak struktur tersebut.
Dosen pengampu, Khoirudin Fakhri, ST., MT., menjelaskan bahwa kombinasi antara pengujian di laboratorium dan pengujian lapangan (NDT) sangat penting bagi calon praktisi teknik sipil.
“Kami ingin mahasiswa memahami siklus material, mulai dari cara pembuatannya di lab hingga cara mengevaluasi kekuatannya saat sudah menjadi bagian dari struktur bangunan,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung atraktif ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa semester awal untuk lebih antusias dalam mendalami ilmu teknik sipil, sekaligus mencetak lulusan Undaris yang kompeten dan siap terjun ke dunia industri konstruksi.