Mahasiswi Teknik Sipil Undaris Perdalam Kompetensi Lapangan di Proyek Internasional Grobogan Factory

GROBOGAN – Sebagai bagian dari implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE), Program Studi Teknik Sipil Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman (Undaris) terus mendorong mahasiswa untuk terlibat langsung dalam ekosistem industri konstruksi. Salah satunya adalah Vema Putri Ramadhani (NIM: 23210034), yang saat ini tengah melaksanakan Kerja Praktek (KP) di proyek skala internasional, Grobogan Factory Project.

Dalam proyek yang dikelola oleh Kontraktor Utama PT. China State Construction Overseas Development Shanghai Indonesia (CSCODS) ini, Vema mendapatkan kesempatan berharga untuk membantu pekerjaan inspektur lapangan dalam mengawal kualitas struktur bangunan.

Detail Pengawasan dan Pengendalian Mutu
Selama periode Juli hingga September 2026, Vema terlibat aktif mendampingi tim Quality Control dalam berbagai tahapan krusial, di antaranya:

  • Pekerjaan Pemancangan (Piling Work): Vema membantu proses inspeksi pada Batch 2 Gedung C12. Kegiatan ini meliputi verifikasi pemasangan tiang pancang persegi ukuran 400×400 mm secara berurutan (Pile No. 363 hingga No. 404). Ia mengamati proses evaluasi hasil pengelasan sambungan tiang (joint) serta memastikan pengaplikasian cat anti-karat Zinc Chromate sebelum tiang dipancangkan.
  • Pengujian Material Beton: Di bawah bimbingan tenaga ahli, Vema turut serta dalam validasi mutu beton. Tercatat dalam laporannya, hasil uji tekan sampel kubus beton untuk Kolom Lantai 1 Gedung C3 mencapai kuat tekan 72,7% (218,15 kg/cm ²) pada umur 7 hari. Ia juga membantu pelaksanaan pengujian non-destruktif (Hammer Test) pada perkerasan kaku (rigid pavement) jalan akses proyek untuk memastikan kualitas beton memenuhi spesifikasi teknis.
  • Verifikasi Teknis & Gambar Kerja: Mahasiswi ini juga mempelajari implementasi shop drawing di lapangan, khususnya konfigurasi besi tulangan bawah (D8-150) pada struktur pelat lantai. Selain itu, ia turut memantau area post-cast strip yang memerlukan perlakuan khusus menggunakan beton non-susut (non-shrinkage) dengan mutu yang ditingkatkan satu level.

Pentingnya Pengalaman Lapangan
Kaprodi Teknik Sipil Undaris, Ir. Agung Hari Wibowo, SIP., ST., MT., menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa di proyek besar seperti milik PT. Harmon Cahaya Indonesia (Polygroup) ini bertujuan untuk menyelaraskan teori akademik dengan realita industri.

“Melalui kegiatan membantu inspektur di lapangan, mahasiswa belajar memahami standar manajemen proyek global, ketelitian dalam pengawasan mutu, hingga adaptasi terhadap perubahan teknis di lapangan, seperti penyesuaian dimensi jendela dan relokasi pintu pada tahap finishing,” jelas Pak Agung.

Pengalaman langsung di Grobogan Factory Project ini diharapkan menjadi modal kuat bagi Vema dan mahasiswa Teknik Sipil Undaris lainnya dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang sesungguhnya. Hal ini membuktikan bahwa lulusan Teknik Sipil Undaris dipersiapkan untuk memiliki kompetensi teknis yang relevan dan mampu bersaing di industri konstruksi nasional maupun global.


Tentang Teknik Sipil Undaris:
Program Studi Teknik Sipil Undaris berkomitmen menyelenggarakan pendidikan tinggi berkualitas berbasis kompetensi (OBE) guna melahirkan sarjana teknik yang profesional, berintegritas, dan siap kerja.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *