Sinergi Teori, Teknologi, dan Pengalaman: Teknik Sipil Undaris Hadirkan Ekosistem Belajar “Riil” bagi Calon

UNGARAN, 25 Juni 2026 – Program Studi Teknik Sipil Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI (Undaris) terus melakukan terobosan dalam metode pembelajarannya. Selain mengedepankan penguasaan software permodelan mutakhir, prodi ini juga mengandalkan kekuatan jejaring profesional melalui penggabungan kelas belajar yang inovatif.

Penguasaan Software Berbasis Industri
Pekan ini, Laboratorium Komputer/Studio Perancangan Teknik Sipil Undaris menjadi saksi antusiasme mahasiswa dalam menguasai teknologi konstruksi. Pada Kamis (25/6), digelar Praktikum Permodelan Hidrolika menggunakan software HEC-RAS bagi mahasiswa Semester IV, dipandu oleh Ratih Pujiastuti, ST., MT. (Dosen & Praktisi Konsultan Sumber Daya Air). Sebelumnya, Selasa (23/6), Kaprodi Teknik Sipil Undaris, Ir. Agung Hari Wibowo, SIP., ST., MT., yang juga merupakan bagian dari Core Team Jalan Nasional Provinsi Jawa Tengah, memandu praktikum software Geostudio untuk analisis lereng.

Lebih dari Sekadar Kelas: Wadah Networking & Transfer Knowledge
Salah satu keunikan yang menjadi keunggulan Teknik Sipil Undaris adalah keberadaan Kelas Karyawan. Mahasiswa di kelas ini merupakan para praktisi yang sudah aktif bekerja di sektor konstruksi, mulai dari pelaksana lapangan, surveyor, hingga staf teknis di berbagai perusahaan.

Agung menjelaskan bahwa kampus secara rutin merancang sesi di mana mahasiswa Kelas Reguler dan Kelas Karyawan dipertemukan dalam satu forum praktikum atau diskusi perancangan.

“Kami sengaja menciptakan momen kolaborasi ini. Di sini terjadi transfer knowledge yang luar biasa. Mahasiswa reguler membawa semangat akademis dan kemahiran teknis software, sementara mahasiswa kelas karyawan membawa pengalaman riil, kasus-kasus di lapangan, dan solusi praktis atas kendala konstruksi,” jelas Agung.

Interaksi ini tidak hanya sekadar belajar teori, tetapi juga membangun networking (jejaring) sejak dini. Mahasiswa reguler mendapatkan gambaran nyata dunia kerja, sementara mahasiswa kelas karyawan dapat memperdalam landasan teoritis dan legalitas kepangkatan mereka (gelar sarjana). Tidak jarang, dari interaksi di kelas inilah peluang kerja dan kolaborasi proyek antar mahasiswa bermula.

Implementasi Kurikulum OBE yang Humanis
Langkah ini merupakan bagian dari implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang holistik. Teknik Sipil Undaris menyadari bahwa mencetak insinyur yang andal tidak cukup hanya dengan memberikan software mahal, tetapi juga harus membekali mereka dengan kemampuan komunikasi profesional dan jejaring industri.

Laboratorium Komputer/Studio Perancangan Undaris pun disiapkan sebagai hub yang mendukung berbagai mata kuliah inti seperti SAP 2000 untuk struktur, Sketch Up untuk visualisasi, hingga permodelan Geometrik Jalan dan Rekayasa Pondasi.

Pilihan Tepat untuk Karier Konstruksi
Dengan sistem pendidikan yang memadukan bimbingan dosen praktisi, penguasaan software industri, serta lingkungan yang kaya akan pengalaman lapangan dari rekan sejawat, Teknik Sipil Undaris menjadi destinasi pendidikan yang tepat bagi:

  1. Lulusan SMA/K yang ingin memiliki skill digital dan jaringan langsung ke orang-orang proyek.
  2. Praktisi Konstruksi (Karyawan) yang ingin melegalkan kompetensi mereka menjadi gelar sarjana tanpa meninggalkan dunia kerja.

Teknik Sipil Undaris saat ini masih membuka pendaftaran mahasiswa baru. Calon mahasiswa dapat mengunjungi kampus secara langsung atau mendaftar melalui sistem PMB online Undaris.

Teknik Sipil Undaris: Membangun Kompetensi, Menjalin Relasi, Mencetak Insinyur Berdedikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *