Cetak Lulusan Kompeten di Berbagai Jalur Kuliah, Prodi Teknik Sipil Undaris Sukses Luluskan 8 Mahasiswa dalam Ujian Pendadaran

Ungaran – Program Studi Teknik Sipil Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI (Undaris) terus menunjukkan komitmennya dalam melahirkan sarjana teknik yang siap bersaing di industri konstruksi nasional. Pada Rabu, 14 Oktober lalu, prodi ini sukses menyelenggarakan ujian pendadaran bagi delapan mahasiswa tingkat akhir dari berbagai jalur program perkuliahan, dengan persentase kelulusan mencapai 100 persen.

Ujian pendadaran yang berlangsung dari pagi hingga sore hari di Ruang D2 ini mencakup evaluasi komprehensif terhadap tugas akhir mahasiswa. Keberagaman latar belakang mahasiswa tercermin dari tiga jalur program unggulan yang disediakan oleh Undaris, yaitu Kelas Reguler, Kelas Karyawan, dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Topik yang diangkat pun sangat bervariasi dan menyentuh langsung problem solving industri, mulai dari analisis transportasi makro, struktur bangunan pabrik, hingga mitigasi bencana keairan.

Kepala Program Studi Teknik Sipil Undaris, Ir. Agung Hari Wibowo, SIP., ST., MT., menyampaikan rasa bangga atas capaian ini. Kelulusan seratus persen ini menjadi bukti nyata bahwa sistem akademik kami berjalan optimal. Baik mahasiswa segar dari jalur reguler maupun mereka yang sudah bekerja di industri melalui jalur karyawan dan RPL, semuanya mampu menghasilkan karya ilmiah berkualitas tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi konstruksi saat ini, ujar Ir. Agung.

Pada kelompok Kelas Reguler, penelitian difokuskan pada optimalisasi infrastruktur lokal. Betha Tirta Advansa (NIM: 22210017) mengkaji kinerja Simpang Tiga Bawen menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 terbaru. Sementara itu, Aden Devita Rahma (NIM: 22210019) melakukan analisis kerusakan aspal sepanjang 2 kilometer di kawasan Gunungpati, Semarang menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI).

Pada kelompok jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Kelas Karyawan, tantangan nyata di lapangan kerja berhasil dikonversi menjadi studi ilmiah yang berbobot. Bimo Satriyo Pamuntjak (NIM: 24210016) membedah kekuatan fondasi proyek strategis nasional Gardu Induk Ambawang di Kalimantan Barat. Di bidang keairan dan mitigasi bencana, Honky Andres Sarif (NIM: 24210007) dan Afifah Ainun Fitri (NIM: 24210048) memanfaatkan perangkat lunak EPA SWMM untuk memodelkan sistem drainase perkotaan di Salatiga. Di sisi lain, Bintang Sri Wahyu Pradipta (NIM: 20210026) dan Finda Rositasari (NIM: 21210002) menyajikan kajian mendalam mengenai simulasi keruntuhan Bendungan Palasari (dam break).

Sedangkan untuk evaluasi sektor industri, Anisia Khaerani Ramadhan (NIM: 21210033) menguji kelayakan struktur atas bangunan eksisting pabrik di wilayah Ungaran. Jalannya ujian bagi Anisia tersebut dikawal ketat oleh tim penguji yang terdiri dari Dirga Asmara Putra, ST., MT., Abdullah, ST., MT., Ratih Pujiastuti, ST., MT., serta Tenardhy Aryarama Wijaya, S.ST., M.Eng.

Keberhasilan penutupan rangkaian ujian pendadaran ini sekaligus membuktikan bahwa kurikulum Teknik Sipil Undaris sangat bersahabat bagi para praktisi dan pekerja. Aksesibilitas program Kelas Karyawan dan efisiensi program konversi pengalaman kerja (RPL) terbukti mampu berjalan beriringan dengan standar kualitas ilmiah akademik yang tinggi tanpa kompromi.

Bagi masyarakat luas, profesional, maupun lulusan SMA/SMK sederajat yang ingin mengembangkan karier di dunia teknik sipil, pendaftaran mahasiswa baru untuk Kelas Reguler, Kelas Karyawan, maupun Jalur RPL Undaris dapat diakses melalui layanan informasi kampus atau situs resmi pendaftaran PMB Undaris.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *